Beritatrendindonesia.com – News, Debu, sinar matahari yang terik serta asap dari kendaraan bermotor dapat dikatakan “makanan sehari-hari” untuk orang yang tinggal terutama dikota besar seperti Jakarta. Hal tersebut tidak hanya dapat mempengaruhi saluran pernapasan, lingkungan yang berpolusi dapat berdampak pada kondisi kulit.
Paparan dari sinar matahari dan polusi termasuk dalam penyebab terjadinya penuaan dini dikarenakan merupakan sumber radikal bebas. Dulunya hanya sinar matahari dan asap rokok yang mungkin dianggap menyebabkan penuaan dini, sekarang bertambah yakni polusi juga.
Paparan dari polusi dapat menyebabkan tanda-tanda penuaan dini lebih cepat muncul dibagian dahi dan pipi. “Terpapar polusi 5 hingga 10 menit dapat membuat partikel-partikel halus polutan masuk ke dalam kulit. Polutan dari kendaraan bermotor lebih kecil dari asap pabrik,” ungkapnya.
Semua itu dapat menyebabkan kulit lebih mudah mengalami masalah. Kulit jadi meradang, iritasi, dan juga berjerawat.
Efek lainnya dari polusi udara merupakan kulit yang mengalami pigmentasi atau timbul vlek gitam dan warna kulit tidak merata.
Untuk menghindari hal tersebut dan melindungi kulit, disarankan sebaiknya untuk minimalnya setiap hari kita menggunakan pelembab dan tabir surya. Ini akan membentuk sebuah lapisan, jadi seperti halnya ada kulit kedua.
Menggunakan produk perawatan kulit wajah juga seharusnya disesuaikan dengan kondisi kulit. Kulit ktia dinamis, maka kenali perubahan kulit dan gunakan produk yang sesuai dengan kulit Anda.
